Sumber Bisnis untuk Wedding Entrepreneur

Tren Terbaru

9 Istilah Bentuk Karangan Bunga Pengantin yang Perlu Diketahui

[[ 1699837200 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 6,911 kunjungan

Buket pengantin merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah selebrasi pernikahan. Ini adalah sekumpulan bunga yang digenggam oleh pengantin wanita saat mereka berjalan menyusuri lorong. Meski termasuk ke dalam aksesori pelengkap dari elemen dekorasi, nyatanya kehadiran buket pengantin mampu menambah pesona sang mempelai wanita. Setiap bunga yang dirangkai pun menjadi representasi dari keseluruhan tema pernikahan.


Pemilihan jenis flora bukanlah satu-satunya hal yang mampu menarik perhatian para tamu undangan, tetapi cara Anda mengubahnya menjadi sebuah buket pernikahan yang cantik juga menjadi faktor yang sangat penting. Industri florist mengenal sejumlah istilah bentuk buket bunga pengantin yang biasanya sering diterapkan sesuai dengan permintaan calon pengantin. Apa sajakah itu?

9 Bentuk Buket Bunga Pengantin
  1. Biedermeier

    Karangan bunga biedermeier adalah tampilan buket yang menerapkan desain lingkaran konsentris. Beberapa kelompok bunga akan disusun menyerupai cincin-cincin dengan warna yang berbeda, sehingga permainan rona dan tekstur dari jenis bunga yang dirangkai akan terlihat menonjol. Buket bunga biedermeier juga akan lebih fantastis bila dipadukan dengan warna-warna yang bisa memberi efek gradasi.
  2. Cascading

    Cascading
    adalah rangkaian bunga pengantin yang memiliki efek trailing atau mengalir ke bawah dari tangan sang mempelai wanita. Layaknya sebuah tetesan air mata terbalik, bentuk bunga cascading benar-benar mampu menciptakan impresi dramatis dengan garis visual yang memikat mata. Mempelai wanita dengan gaun pengantin minimalis sangat direkomendasikan untuk memeluk buket bunga dengan jenis seperti ini.
  3. Composite

    Bentuk buket composite umumnya hanya terdiri dari satu atau dua ragam bunga saja. Sejumlah kelopak dari bunga tersebut kemudian dirangkai menyerupai lingkaran besar berbentuk pipih. Karangan bunga composite juga lebih sering digubah ke dalam satu warna dominan. Kendati demikian, Anda selalu bisa mengkreasikannya dengan efek ombre agar lebih berdimensi.
  4. Hand-tied

    Hand-tied
    mengacu pada teknik pembuatan buket yang diikat dengan tangan. Buket pengantin hand-tied merupakan rangkaian bunga longgar yang terdiri dari berbagai macam jenis bunga dengan gaya yang berbeda. Sering kali, bunga-bunga ini diikat menggunakan potongan pita, tali, kain, ataupun benda lainnya yang dapat mengamankan seluruh susunan bunga.
  5. Nosegay

    Buket bunga nosegay begitu umum ditemukan pada bunga yang digenggam oleh para pengiring pengantin. Karangan bunga ini biasanya didominasi oleh tumbuhan hijau yang hanya berfokus pada sejumlah batang bunga. Nosegay memiliki karakteristik bentuk bulat yang diikat dengan tangan dan berukuran kecil.
  6. Pomander

    Ingin memberikan sentuhan yang unik pada buket pengantin klien Anda? Bentuk buket pomander menawarkan tampilan berbeda lewat susunan bunga yang menyerupai bola dan tergantung indah dengan sebuah pita besar. Rangkaian bunga pomander biasanya khusus dibawa oleh tim flower girls yang bertugas sebagai pembuka acara saat prosesi masuknya kedua mempelai ke dalam lorong. Bunga ini juga dapat digantung pada setiap kursi tamu yang berada di sisi kanan dan kiri lorong.
  7. Posy

    Hampir serupa dengan nosegay, posy adalah rangkaian bunga kecil yang cukup ringan dengan gaya minimalis. Bila buket nosegay cenderung menonjolkan dedaunan hijau, maka posy biasanya berfokus pada semua motif bunga. Itulah sebabnya, posy begitu kaya akan warna dan tipe bunga meskipun berukuran mini.
  8. Presentation

    Bentuk buket pengantin presentation memiliki ciri khas bunga dan daunnya yang bertangkai panjang, sehingga mempelai wanita umumnya akan membawa jenis buket ini dengan cara digendong di bagian lengan. Karena ukurannya yang cukup besar dan mampu membawa impresi romantis, buket ini dinilai sangat cocok untuk pernikahan bergaya modern di luar ruangan.
  9. Round

    Tampilan elegan yang disuguhkan dari bentuk buket pengantin bundar masih menjadi pilihan teratas bagi mayoritas pengantin wanita. Beberapa ragam bunga yang sering terlihat dalam rangkaian buket bulat, mulai dari mawar, peony, ranunculus, dan lain-lain. Dedaunan berwarna hijau hampir tidak pernah ditemukan pada kategori karangan bunga bundar, mengingat bentuk yang satu ini biasanya lebih menonjolkan kepadatan kelopak bunga.
Ikuti Percakapan
BACA [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Komentar
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]