Sumber Bisnis untuk Wedding Entrepreneur

Kiat Bisnis : Tip dari Top Vendor

Mempersembahkan Pemenang Best Booth Bridestory Market 2019, Satvika

[[ 1566352800 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 333 kunjungan


Dari 25 kandidat People's Choice Award – Best Booth, Satvika keluar sebagai pemenangnya. Sebuah tema baru yang sengaja diciptakan untuk acara Bridestory Market 2019 ini bekerja sama dengan sebuah studio arsitektur dan desain asal Jakarta, Fffaaarrr. Simak cerita mereka dari mulai menentukan konsep hingga merealisasikan desain.

Tentang Satvika
Tema kolektif ini digagas oleh tiga pekerja kreatif Indonesia: Svarna by Ikat Indonesia Didiet Maulana, Andien, dan Galmakeup (Galuh Wulandari). Dalam Bahasa Sansekerta, "satvika" berarti "bersatunya jiwa dan tubuh". Terinspirasi dari arti tersebut, tema Satvika ini melambangkan bahwa manusia kembali suci dan menjadi diri seutuhnya ketika menikah. Baik Didiet, Andien, maupun Galuh memang memiliki visi untuk menonjolkan kemurnian seorang pengantin lewat hasil karya maupun gaya mereka ketika berkarya.

Konsep Booth
Konsep booth yang naratif dengan visual sederhana, namun penuh dengan detail bermakna, mulai dari material hingga alurnya, menjadi prioritas utama."Dibuatlah sebuah konsep yang tidak hard selling dengan menonjolkan kreativitas," ujar Didiet, "sehingga daya tarik booth ini terletak pada visualnya yang mirip sebuah instalasi seni."

Material & Properti
Menganggapi filosofi konsep Satvika, Fffaaarrr mengaplikasikan material reflektif, yaitu stiker perak, agar pengunjung bisa melihat cerminan dirinya sendiri. Bentuk segitiga melambangkan pondasi dari tiga pekerja kreatif yang terlibat. Kemudian, mereka menggandeng Oltjikko untuk mengerjakan aransemen dekorasi tanaman. Floris ini dipilih karena kreasi-kreasi mereka memiliki karakter dan tone warna yang senada dengan ketiga penggagas Satvika.
Booth ini juga menunjukkan sinergi ruang offline dan online. Jika pengunjung ingin tahu lebih banyak soal cerita di balik setiap karya, mereka bisa memindai QR Code yang telah tersedia dengan ponsel mereka.

Tantangan di Lapangan
"Waktu adalah tantangan utama di proyek ini," ungkap Fauzia Evanindya dari Fffaaarrr. Awalnya, mereka akan menggunakan lapisan cermin dan lapisan metal reflektif. Namun, karena waktunya sempit sehingga dana dikawatirkan membengkak, mereka berpindah ke materi yang lebih efisien, yaitu stiker perak reflektif.
Selain itu, ketika booth telah rampung, beberapa bidang booth sekitar dan pencahayaan ruangan menciptakan beberapa refleksi berwarna-warni. Ada beberapa refleksi yang menambah pesona booth Satvika, ada juga yang menciptakan visual yang kurang sesuai. Namun, hal ini dianggap sebagai cerita unik yang semakin menambah daya tarik booth Satvika.




Fotografi oleh Calia (pengantar), Owlsome Projects.

Ikuti Percakapan
BACA [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Komentar
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]