Sumber Bisnis untuk Wedding Entrepreneur

Kiat Bisnis : Marketing

Tip Memulai Bisnis Pernikahan Dengan Modal Kecil

[[ 1566871200 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 388 kunjungan


Penyedia jasa/produk pernikahan adalah salah satu peluang bisnis yang memiliki potensi tinggi. Semakin banyak orang menggeluti bisnis ini, semakin banyak calon pengantin merasa terbantu dengan pilihan yang begitu banyak dan meluas.

Dengan pasar yang sangat besar, tidak hanya pelaku baru, namun pelaku lama juga giat memperkenalkan cabang bisnis pernikahan baru. Oleh karena itu, memiliki karakter produk/servis yang khas dan berkualitas adalah hal paling penting dalam berbisnis. Namun, modal atau persiapan finansial sering para pelaku bisnis merasa terdemotivasi. Berikut beberapa kiat untuk memulai bisnis pernikahan dengan modal minim:

Mulailah secara sederhana
Hindari langsung memulai bisnis dengan masif. Seperti halnya Steve Jobs yang memulai Apple dari sebuah garasi, jadikan kamar atau rumah Anda sebagai kantor pertama. Tidak perlu untuk menggaji seorang staf tetap. Mengerjakan segala halnya sendiri di tahap awal justru bisa membuat Anda berkonsentrasi melayani klien pertama dengan maksimal.

Bangun portfolio Anda dengan berpartner
Berkolaborasilah dengan teman-teman vendor pernikahan dari kategori berbeda untuk membuat portfolio sehingga Anda tidak perlu mempekerjakan tenaga profesional berpengalaman lain yang tentu saja biayanya tidak sedikit. Misalnya, jika Anda desainer gaun pengantin, ajak partner vendor fotografi dan perias wajah untuk membuat portfolio album foto bersama. Biaya produksi pun bisa ditanggung bersama.

Pasarkan di media sosial
Media sosial adalah platform pemasaran yang efektif dan tidak memerlukan biaya. Unggah portfolio Anda, tulis caption yang menarik, dan manfaatkan tanda tagar. Pastikan Anda melengkapi biodata dan detail kontak Anda. Indonesia berada di posisi ke-empat di dunia untuk pengguna Instagram dan Facebook terbanyak menurut Katadata. Tidak hanya itu, berdasarkan data Facebook Indonesia, 81% dari pengguna Instagram yang tertarik pada akun-akun bisnis tertentu akan menghubungi akun tersebut untuk menanyakan informasi lebih lanjut. Kesimpulannya, media sosial adalah tempat yang tepat untuk memasarkan bisnis pernikahan Anda tanpa biaya besar.

Tawarkan harga spesial kepada klien-teman
Bangun koneksi klien dari teman-teman sendiri. Berikan harga perkenalan dalam periode tertentu untuk servis perdana Anda. Jangan remehkan kekuatan "dari mulut ke mulut" karena jika hasil yang Anda berikan memuaskan, mereka tidak akan segan merekomendasikan Anda kepada kalangan lain.

Publikasikan ke media massa
Saat ini, banyak media publikasi dalam bentuk situs, cetak, maupun media sosial yang memfokuskan diri pada topik pernikahan. Kirimkan proyek pernikahan istimewa klien atau portfolio Anda kepada mereka untuk mendapat kesempatan eksposur gratis. Ketika mengunggah aset untuk akun media sosial Anda, jangan lupa untuk menambahkan tag ke akun-akun media tersebut, seperti @thebridestory, @thebridebestfriend, @weddingdream, atau @thewedlist. Siapa tahu, karya Anda di-respost sehingga mendapatkan viewers lebih banyak.

Endorse figur publik
Jika Anda mengetahui seorang figur publik atau influencer akan segera melangsungkan perkawinan, tawarkan endorsement jasa/produk Anda. Misalnya, jika Anda adalah perangkai bunga, Anda bisa menawarkan jasa merangkai buket bungat dan boutonnieres tanpa dipungut biaya. Sebagai gantinya, Anda bisa mendapatkan eksposur lewat akun media sosial figur tersebut, atau bentuk-bentuk ad placement lainnya (pemasangan logo, ad lips, dan sebagainya). Karya-karya Anda pun menjadi bisa diakses oleh lebih banyak lapisan masyarakat melalui penggemar atau pengikut media sosial sang figur publik.

Modal uang bukanlah satu-satunya penentu apakah Anda bisa sukses di bisnis pernikahan. Modal unik, kualitas, dan kreativitas justru menjadi hal-hal yang paling penting. Jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu, seperti membaca, melihat potensi pasar, dan mempelajari kompetitior, agar strategi bisnis Anda terbekali dengan baik.


Ikuti Percakapan
BACA [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Komentar
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]