Sumber Bisnis untuk Wedding Entrepreneur

Kiat Bisnis : Relasi dengan Klien

Tips Menyukseskan Pernikahan Klien Yang Skalanya Diperkecil

[[ 1590112800 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 142 kunjungan


Foto oleh Imagenic.

Berdasarkan kebijakan dari pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19, acara pernikahan hanya boleh dihadiri 15 tamu saja untuk menjaga kesehatan semua orang. Peraturan ini memaksa para brides dan grooms-to-be untuk mengecilkan skala perayaan pernikahan mereka. Ada yang memilih untuk melakukan akad nikah saja, ada juga yang tetap mengadakan acara resepsi yang lebih intimate. Tentunya perubahan skala ini bukan hal yang mudah, namun jika tim Anda bertugas di lapangan, kalian dapat mengikuti beberapa tips berikut untuk memastikan agar perayaan pernikahan tersebut tetap berjalan lancar dan sesuai ekspektasi klien. Tips-tips berikut ini bisa menjadi masukan bagi perencana pernikahan atau wedding organizer, dekorator, maupun fotorgafer dan videografer.


Buat Dekorasi yang meriah

Salah satu perubahan yang harus dilakukan oleh para calon pengantin di kala pandemi ini adalah memindahkan ke venue yang lebih kecil. Bahkan, tidak sedikit yang memiliih untuk mengadakan akad atau pemberkatan menikah saja di tempat beribadah, seperti di gereja atau di rumah. Tentunya dekorasi di tempat beribadah tidak bisa terlalu ramai, namun di venue yang kecil seperti ballroom mini atau di rumah, Anda dapat mendekorasinya agar terlihat lebih meriah. Gunakan sebanyak mungkin dekorasi yang awal mulanya hendak digunakan untuk venue yang lebih besar. Anda dapat menata rangkaian bunga, serta pohon-pohon dekorasi agar suasana venue tetap terlihat mewah. Dengan begitu, klien pun tidak akan merasa rugi karena harus memperkecil skala perayaan pernikahannya.


Terapkan Protokol Kesehatan dan Social Distancing

Selama acara pernikahan, pastinya terdapat protokol kesehatan untuk memastikan bahwa tidak ada penyebaran virus COVID-19. Bila perayaan pernikahan diadakan di tempat beribadah, Anda harus memastikan bahwa Anda mengetahui protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang diterapkan pengurus setempat. Ketika para tamu sudah hadir, pastikan semua orang menjaga jarak dengan satu sama lain untuk menghindari resiko penularan. Sediakanlah masker untuk semua tamu dan juga hand sanitizer di setiap sudut ruangan. Hindari menyediakan sajian makanan dalam bentuk prasmanan. Anda dapat menyajikan makanan berupa nasi kotak agar para tamu dapat langsung membawa pulang makanan mereka.


Perbanyak Angle Close Up Untuk Dokumentasi

Bagi fotografer maupun videografer yang bertugas mendokumentasi acara, Anda dapat mengarahkan para kru untuk memperbanyak angle close up agar sedikitnya tamu yang hadir tidak terlalu terlihat. Selain memberi ilusi bahwa perayaan tersebut ramai, angle close up juga dapat memberi efek yang lebih dramatis karena menangkap ekspresi dari subjek foto. Trik ini juga dapat dilakukan untuk mengumpulkan stock shoot suasana pernikahan tersebut, dari dekorasi yang digunakan hingga unsur-unsur lain, seperti pakaian yang dikenakan kedua mempelai, makanan yang disajikan, dan lain lain.


Livestream Seluruh Acara

Walaupun tidak banyak tamu yang dapat hadir di acara pernikahan, Anda tetap dapat membuat para calon pengantin merasa bahwa mereka memiliki banyak tamu yang menyaksikan persatuan cinta mereka. Dengan fitur livestreaming yang terdapat di banyak platform internet, Anda dapat menyiarkan acara pernikahan dari awal hingga akhir. Anda dapat memilih untuk menyiarkannya melalui Instagram maupun aplikasi conference seperti Zoom, Google Hangout, maupun Instagram Live. Pastikan venue yang dipilih calon pengantin memiliki kecepatan internet yang memadai, atau sebaiknya mempersiapkan modem mobile khusus untuk acara tersebut.


Ikuti Percakapan
BACA [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Komentar
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]