Sumber Bisnis untuk Wedding Entrepreneur

Kiat Bisnis : Marketing

Bisnis Pernikahan Sedang Sepi? Berikut 4 Cara untuk Tetap Aktif dan Menguntungkan

[[ 1620612000 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 4,943 kunjungan


Foto oleh iStock.

Sebagai vendor pernikahan, tentunya Anda akrab dengan istilah "musim pernikahan", bukan? Di luar "musim" tersebut, banyak calon pengantin tentunya menghindari bulan-bulan di mana curah hujan tinggi atau di bulan puasa. Ada juga menghindari tanggal-tanggal tertentu yang dianggap "pamali" oleh adat kepercayaan mereka. Di saat-saat inilah Anda merasa bisnis sepi, namun jangan khawatir. Berikut beberapa ide bermanfaat yang bisa dijalankan di musim off-peak agar roda bisnis Anda tetap berjalan.

1. Tawarkan harga promo dan paket spesial


Foto oleh iStock.

Beruntung Indonesia hanya memiliki dua musim dengan tempratur yang tidak terlalu ekstrim sehingga selalu ada alternatif konsep pernikahan di bulan apa pun. Namun, awal tahun lazim dianggap sebagai bulan-bulan sepi pernikahan. Jadikan momen ini untuk mencuri start dengan menawarkan paket pernikahan dengan harga spesial. Anda bisa memulai mempromosikannya di pameran pernikahan maupun di akun sosial media bisnis Anda. Tentunya calon pengantin akan lebih tertarik, apalagi harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dari musim high-peak.

2. Kirimkan proyek pernikahan Anda ke berbagai media


Foto oleh Reza Prabowo Photography.

Setelah dipadati dengan berbagai proyek pernikahan, tidak jarang pemilik bisnis pernikahan mengambil cuti ketika sedang musim off-peak. Walaupun Anda sedang rehat dari bisnis Anda (seperti tidak ada meeting, tidak merespon pesan dan surel yang berhubungan dengan bisnis), namun tidak ada salahnya aktif secara kasual di media online untuk menjaga eksistensi brand Anda. Sambil bersantai, Anda dapat mengirimkan proyek pernikahan Anda yang terbaru dan terbaik ke berbagai media, seperti Bridestory Blog, untuk meningkatkan brand awareness bisnis Anda sekaligus menginspirasi calon-calon pengantin di luar sana. Jangan lupa untuk mengecek syarat dan ketentuannya, serta memberi credit pada vendor-vendor lain yang terlibat.

3. Berpartisipasi di pameran pernikahan


Foto oleh Derai.

Banyak dari penyelenggara pameran pernikahan mengadakan acara ketika musim off-peak karena di musim high-peak, vendor-vendor sedang dipadati oleh berbagai proyek pernikahan. Jika Anda memutuskan untuk tidak cuti, bergabunglah dengan pameran pernikahan agar mendapatkan kesempatan memamerkan portofolio Anda dan mendapatkan lebih banyak klien. Jika Anda khawatir dengan anggaran yang tinggi untuk membuat booth pameran pernikahan, cobalah untuk berpartisipasi di acara berskala regional dahulu daripada nasional. Di masa pandemi, pameran pernikahan virtual justru hanya membutuhkan alokasi dana yang minim, namun dengan leads yang menjanjikan. Jangan lupa untuk tetap menyiapkan strategi yang efektif agar Anda bisa berfokus pada hasil akhir yang menguntungkan untuk bisnis.

4. Kumpulkan ulasan dan testimonial dari klien


Foto oleh iStock.

Ketika Anda sibuk, padatnya proyek pernikahan yang sedang Anda kerjakan mungkin membuat Anda lupa pentingnya ulasan atau review dari klien. Sebagai bisnis yang sangat berbasis pada jasa atau servis, kebanyakan calon klien sangat mempertimbangkan level kepuasan dari klien-klien sebelumnya ketika memutuskan untuk menggunakan jasa Anda atau tidak. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki ulasan yang bagus agar dapat memperoleh klien potensial yang baru. Manfaatkan musim off-peak untuk mengumpulkan ulasan-ulasan dari semua klien Anda agar bisnis Anda semakin dipercaya oleh calon pengantin lainnya. Jika Anda mendapatkan ulasan negatif, jangan panik dan jangan diacuhkan. Bersikaplah tenang dan jangan bersikap defensif. Jadikan kritik tersebut sebagai bahan evaluasi agar bisnis Anda bisa berimprovisasi lebih baik. Kami rekomendasikan Anda untuk menggunakan Bridestory Pro yang akan memudahkan Anda mengirimkan permintaan ulasan kepada klien.

"Musim sepi pernikahan" justru memberikan vendor pernikahan banyak waktu untuk melakukan banyak hal bermanfaat di luar proyek pernikahan, mulai dari bersantai, menganalisis tren terbaru, hingga membangun koneksi potensial dengan vendor lain. Kegiatan berfaedah apa yang Anda lakukan di saat bisnis sedang sepi? Apakah Anda memiliki tips lain untuk tetap produktif dan menguntungkan di saat musim off-peak? Bagikan dengan kami di kolom komentar!

Ikuti Percakapan
BACA [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Komentar
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]