“The Business Resource For Wedding Entrepreneurs”

Bridestory Platform Insider : Features & Reports

Bridestory Wedding Trend Survey Report 2025

[[ 1767751200 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 48 views

Bridestory kembali menghadirkan laporan tahunan yang paling ditunggu-tunggu oleh para calon pengantin melalui Bridestory Wedding Trend Survey Report 2025. Survey komprehensif ini melibatkan 5.000 partisipan yang terdiri dari 58,70% perempuan dan 41,30% laki-laki. Mayoritas responden berusia 25-30 tahun (63%), diikuti kelompok usia 31-35 tahun (16,40%), 18-24 tahun (11,70%), dan di atas 36 tahun (8,90%). Secara geografis, 94,30% dari responden berdomisili di area Jabodetabek. Mari simak hasil lengkap survei ini untuk mengetahui tren pernikahan terkini yang bisa menjadi inspirasi dan panduan dalam merencanakan hari bahagia Anda.

LOKASI PERNIKAHAN

Sebagian besar calon pengantin masih memilih untuk menggelar pernikahan di Jabodetabek (86,4%), baik karena faktor domisili, kemudahan akses, maupun kelengkapan vendor. Namun, survei ini juga menunjukkan adanya ketertarikan pada lokasi di luar kota, dengan Bandung (4,5%), Bali (3,7%), dan daerah lainnya (3,3%) sebagai alternatif. Yang menarik, 13,6% responden secara khusus merencanakan pernikahan destinasi, dengan Bali, Bandung, dan Yogyakarta menjadi tiga lokasi favorit yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman pernikahan yang lebih personal, intimate, dan berkesan.

TANGGAL PERNIKAHAN

Berbicara tentang waktu pelaksanaan, mayoritas calon pengantin menargetkan pernikahan di akhir tahun 2026, dengan Q4 2026 dipilih oleh 40,9% responden, disusul Q3 2026 (21,8%) dan Q1 2026 (5,5%). November pun menjadi bulan paling populer untuk melangsungkan pernikahan. Dominasi Quarter 4 sebagai waktu pernikahan favorit kemungkinan besar dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk cuaca yang lebih sejuk, bersamaan dengan musim liburan akhir tahun yang memudahkan tamu dari luar kota untuk hadir. Kemudian, tren ini juga menunjukkan bahwa calon pengantin cenderung merencanakan pernikahan mereka setidaknya satu hingga dua tahun ke depan agar memiliki waktu yang cukup untuk persiapan yang matang dan mendapatkan vendor pilihan yang seringkali sudah penuh untuk tanggal-tanggal tertentu.

DURASI WEDDING PLANNING

Data survey kami mengungkap bahwa mayoritas calon pengantin Indonesia sangat serius dan terencana dalam mempersiapkan pernikahan mereka. Sebanyak 44,1% responden mulai merencanakan pernikahan lebih dari 12 bulan sebelumnya, sementara 30,3% lainnya mempersiapkan pernikahan dalam rentang 9 - 12 bulan. Sisanya merencanakan dalam waktu lebih singkat, mulai dari 6 - 9 bulan (14,3%), 3 - 6 bulan (7,5%), hingga kurang dari 3 bulan (3,8%). Durasi persiapan jangka panjang ini bukanlah tanpa alasan. Kompleksitas perencanaan pernikahan modern menjadi salah satu faktornya, mulai dari pemilihan vendor terbaik, proses koordinasi, hingga persiapan anggaran yang matang.

VENUE PERNIKAHAN

Ballroom hotel menjadi pilihan dominan untuk venue pernikahan dengan (48,60%) responden memilihnya sebagai lokasi utama perayaan mereka. Popularitas ballroom hotel tidak terlepas dari kepraktisan dan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan, termasuk mudahnya akomodasi bagi tamu dari luar kota. Pilihan berikutnya adalah gedung atau aula serbaguna (30,8%), sementara 10% responden memilih taman, pantai, atau area outdoor lainnya untuk menciptakan suasana yang lebih santai dan intim.

Sementara itu dari segi jumlah tamu undangan, mayoritas responden merencanakan pernikahan dengan 101 - 300 tamu (42%). Hal ini mencerminkan tren pernikahan berskala menengah yang kini mengutamakan kenyamanan dan kehangatan suasana dengan jumlah tamu yang tidak terlalu banyak. Jumlah tamu di rentang ini juga dianggap ideal karena masih mudah dikelola dari segi logistik dan budget, namun cukup besar untuk dirayakan bersama keluarga besar dan lingkaran pertemanan yang luas.

BUDGET PERNIKAHAN

Bergeser ke hal anggaran, dalam survey kami tercatat bahwa calon pengantin siap menginvestasikan dana yang cukup besar untuk mewujudkan pernikahan impian mereka. Rentang budget antara Rp250 juta - Rp500 juta menjadi pilihan terbanyak (39,9%), disusul Rp500 juta - Rp1 miliar (24,7%), dan di bawah Rp250 juta (22,3%). Sebagian besar dari mereka mengungkap bahwa pernikahan dipandang sebagai investasi penting dan momen sekali dalam seumur hidup yang layak mendapatkan alokasi dana substansial.

SUMBER INFORMASI TENTANG VENDOR

Dalam upaya mencari vendor pernikahan terbaik, sebagian besar responden memilih Bridestory sebagai sumber informasi nomor satu yang dipercaya oleh calon pengantin, yang sekaligus membuktikan posisi platform kami sebagai direktori pernikahan terlengkap dan terpercaya di Indonesia. Diikuti oleh rekomendasi dari teman dan keluarga, serta media sosial yang biasanya memuat hasil karya para vendor.

Ketika memilih vendor pernikahan, portofolio pun menjadi faktor paling krusial bagi calon pengantin. Karena dianggap paling mampu merepresentasikan kualitas dan hasil kerja vendor. Faktor lain yang turut dipertimbangkan adalah harga, kepribadian vendor, serta pengalaman kerja untuk menandai kecocokan visi dan kenyamanan berkomunikasi selama proses kerja sama berlangsung.

KONSEP PERNIKAHAN

Konsep pernikahan dengan gaya internasional masih menjadi opsi paling populer yang dipilih oleh 69,30% responden, jauh meninggalkan pilihan lainnya. Ini karena calon pengantin modern menginginkan nuansa yang lebih global dan kontemporer untuk hari istimewa mereka. Sementara itu, pernikahan bertema (12,9%) dan pernikahan tradisional (12,4%) tetap memiliki peminat tersendiri, terutama bagi pasangan yang ingin menghadirkan identitas dan nilai budaya. Nah, untuk mewujudkan konsep tersebut, 92,5% responden memutuskan untuk menggunakan jasa Wedding Planner & Organizer demi bisa menjadi tangan kanan mereka dalam menerjemahkan ide menjadi perayaan yang terorganisir dan berkesan.

TREN UNDANGAN DIGITAL

Digitalisasi juga semakin terasa dalam dunia pernikahan. Sebanyak 91% responden menggunakan undangan digital, dan 56% di antaranya melengkapi dengan wedding website. Tren ini tidak hanya dinilai lebih praktis dan ramah lingkungan, tetapi juga memudahkan tamu dalam mengakses informasi acara, RSVP, galeri foto, registry hadiah, hingga tautan live streaming acara dalam satu platform yang terintegrasi.

TEMA PERNIKAHAN

Untuk tema dekorasi, gaya modern menjadi pilihan teratas dengan (31,7%), disusul floral (22,5%) dan minimalis (15,3%). Tema lain seperti klasik, vintage, hingga rustic tetap diminati sebagai alternatif bagi pasangan yang ingin menghadirkan nuansa berbeda. Keberagaman pilihan tema ini menunjukkan calon pengantin memiliki selera estetika yang bervariasi dan personal. Juga, masing-masing tema menawarkan karakteristik unik yang dapat disesuaikan dengan kepribadian dan visi pernikahan setiap pasangan.

VENDOR YANG PALING DICARI DI BRIDESTORY MARKET

Dalam gelaran Bridestory Market yang merupakan pameran pernikahan tahunan terlengkap dengan ratusan vendor pernikahan terkurasi, menunjukkan data menarik tentang vendor yang paling dicari oleh pengunjung. Kategori vendor yang paling banyak menyita perhatian calon pengantin adalah venue (18%), diikuti perhiasan (12,6%), dekorasi dan pencahayaan (11,6%), busana pengantin (11,1%), dan photo booth (6,5%). Urutan prioritas ini memberikan insights berharga bagi calon pengantin dalam merencanakan timeline hunting vendor dan alokasi budget untuk setiap kategori.

HAL YANG PALING MENARIK DI BRIDESTORY MARKET

Yang membuat Bridestory Market begitu dinantikan bagi calon pengantin adalah sejumlah faktor utama yang menjadi daya tarik tersendiri. Di posisi pertama, variasi booth dan kategori vendor menjadi hal yang paling menarik. Karena dalam satu lokasi dan waktu, calon pengantin dapat bertemu dengan ratusan vendor dari berbagai kategori, mulai dari venue, katering, dekorasi, fotografer, videografer, busana pengantin, entertainment, hingga souvenir pernikahan.

Di posisi kedua, promo vendor menjadi magnet yang sangat kuat karena Bridestory Market selalu menawarkan penawaran eksklusif dan diskon spesial yang hanya tersedia selama periode acara berlangsung. Kemudian di posisi ketiga, flash prize, goodie bag, dan merchandise menjadi daya tarik tambahan yang membuat pengalaman mengunjungi Bridestory Market semakin berkesan. Ini karena calon pengantin berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari voucher vendor, paket honeymoon, produk rumah tangga, hingga cashback senilai jutaan rupiah.

KATEGORI VENDOR NON-WEDDING YANG DIINGINKAN

Temuan menarik lainnya adalah tingginya permintaan untuk kategori vendor non-wedding di Bridestory Market, yaitu dengan 81,70% responden menginginkan area khusus untuk booth non-wedding. Ini menunjukkan bahwa calon pengantin tidak hanya fokus pada persiapan hari pernikahan saja, tetapi juga sudah memikirkan kebutuhan rumah tangga dan kehidupan pasca pernikahan mereka. Terbukti dari kategori Home & Living yang menempati posisi pertama sebagai kategori non-wedding yang paling diinginkan, kemudian disusul dengan Fashion dan Home Appliances.

Demikian hasil Bridestory Wedding Trend Survey Report 2025 yang memberikan gambaran lengkap tentang preferensi dan tren pernikahan di Indonesia. Anda dapat menjadikan data di atas sebagai parameter dalam membuat keputusan yang tepat selama mempersiapkan pernikahan impian.

Join The Conversation
Read [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Comments
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]