“The Business Resource For Wedding Entrepreneurs”

Business Tips : Marketing

Memasarkan Produk dan Jasa Pernikahan di TikTok

[[ 1618365600 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 155 views

Kenapa TikTok?

TikTok adalah sebuah platform media sosial di mana para penggunanya dapat berbagi video dalam durasi pendek. Kombinasi dari gambar, audio, dan teks menjadikan TikTok sebagai all-in-one platform yang paling impresif dan kekinian. Perkembangan TikTok yang sangat pesat membuat aplikasi luncuran ByteDance ini begitu populer. Bahkan, aplikasi yang dikenal dengan segi visualnya ini sempat menembus peringkat pertama di App Store dan Google Play sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di 2020. Hingga saat ini, TikTok telah memiliki 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia yang didominasi oleh Gen Z sebesar 41% dengan rentang usia 16-24 tahun. Dilansir dari Business of Apps, 56% pengguna baru dilaporkan mulai mengunduh aplikasi setelah melihat video berlogo TikTok yang dibagikan di platform lainnya. Lebih dari 1000 brand ternama juga telah membuat akun bisnis untuk jangkauan audiens yang lebih luas.

Mayoritas pengguna mengandalkan TikTok sebagai wadah hiburan sekaligus mencari inspirasi. Maka, tidak heran bila para pelaku bisnis menjadikan TikTok sebagai platform aktivitas marketing yang paling potensial, termasuk bisnis pernikahan. Saat ini, banyak sekali calon pengantin yang mendapatkan inspirasi secara langsung melalui konten-konten pernikahan yang tersebar di TikTok; mulai dari tips perencanaan, venue pernikahan, busana pengantin, hingga tema dekorasi. Mereka bahkan berhasil menemukan vendor pernikahan impian melalui media sosial ini. Semua alasan tersebut dapat menjadi pertimbangan Anda untuk menarik lebih banyak calon pengantin melalui aplikasi TikTok.

Perhatikan beberapa tips membuat konten TikTok yang menarik sebagai alat memasarkan produk atau jasa pernikahan Anda.

1. Sesuaikan dengan topik yang sedang tren

Jika Anda ingin membuat konten yang menarik, pikirkan tentang beberapa topik yang sedang diminati oleh target audiens Anda. Ini akan berguna untuk meningkatkan engagement yang cukup signifikan. Lakukan riset mendalam untuk mengetahui konten apa yang diunggah oleh kompetitor dan buatlah konten terbaik versi Anda sendiri. Ingatlah bahwa para pengguna sangat menyukai akun yang memiliki nilai keunikan tersendiri. Dengan menonjolkan brand personality, audiens akan merasa terhubung dengan Anda sehingga akan membangun rasa percaya.

2. Buatlah konten informatif yang menyenangkan

TikTok adalah sebuah platfom di mana penggunanya harus berlomba-lomba membuat konten sekreatif mungkin. Sekarang, giliran Anda yang menentukan konten apa saja yang akan dibuat. Audiens umumnya menyukai konten yang menginspirasi, menghibur, dan dapat membantu mereka. Usahakan agar apa yang Anda buat dapat memberikan manfaat sekaligus menjawab ketidaktahuan mereka akan suatu hal. Gunakan fitur secara maksimal demi pengemasan konten yang menarik, mulai dari tambahan teks, filter, hingga backsound pendukung. Contohnya, Anda dapat membagikan konten berupa rekomendasi, tanya jawab, tips and trick, tutorial (how to), dan review produk atau jasa dari brand Anda sendiri. Konten yang dikemas dengan kreatif akan membangun awareness dari audiens.

3. Perhatikan semua elemen konten Anda

Algoritma TikTok memungkinkan penggunanya untuk menemukan konten Anda dengan mudah pada laman utama yang disebut dengan For You page. Tentunya, untuk berhasil masuk ke dalam deretan For You page tidaklah mudah. Pastikan Anda telah memenuhi beberapa elemen utama yang wajib diaplikasikan ke dalam konten guna menarik lebih banyak pengunjung, terutama dalam penulisan caption dan hashtag. Usahakan agar caption yang dirangkai sudah benar-benar mewakili isi konten. Jangan lupa untuk menggunakan hashtag yang relevan. Anda juga dapat menyisipkan beberapa tagar yang sedang trending untuk memudahkan pencarian. Terakhir, buatlah perencanaan konten secara teratur. Semakin sering Anda mengunggah konten, semakin mudah audiens menemukan akun Anda dan memutuskan untuk mengikuti Anda.

Bagaimana cara beriklan di TikTok?

TikTok Bisnis hadir untuk menjadi solusi pemasaran bagi para pemilik brand. Oleh karena itu, TikTok memberikan sebuah layanan khusus bagi para pemilik akun bisnis untuk beriklan di dalam platform. Jika ingin menggunakan servis ini, pertama-tama Anda harus membuat akun baru di laman TikTok Ads dengan memberikan detail bisnis Anda. Akses menuju TikTok Ads Manager dashboard akan terbuka setelah Anda menyelesaikan proses pendaftaran. Saat ini, TikTok Ads memiliki dua alternatif pembayaran, yaitu harian atau lifetime (selamanya). Kedua opsi tersebut memungkinkan Anda untuk menyesuaikan anggaran atau menjedanya kapan saja sepanjang kampanye berlangsung. Di sini, Anda juga dapat mengatur target audiens berdasarkan jenis kelamin, lokasi, usia, minat, dan variabel lainnya. Selain itu, TikTok juga menyediakan fitur "Custom Audiences" dan "Lookalike Audiences" untuk menjangkau lebih banyak audiens baru yang serupa dengan audiens Anda saat ini.

Untuk membuatnya lebih spesial, TikTok menawarkan empat jenis iklan yang dapat dipilih oleh para pelaku bisnis. Gunakan TikTok Ads Account Manager untuk mengatur pilihan Anda.

1. In-Feeds Ads

Format iklan ini akan muncul di antara video pengguna lainnya saat Anda menggulir laman utama For You page, serupa dengan sistem iklan yang berada di Instagram Story. Anda juga dapat menyematkan call-to-action untuk menarik lebih banyak pelanggan, seperti tombol belanja sekarang, unduh aplikasi, dan kunjungi situs. Opsi ini direkomendasikan untuk Anda yang memiliki bisnis kecil dan menengah.

2. Brand Takeover

Setelah Anda membuka aplikasi TikTok, jenis iklan yang satu ini akan mengambil alih layar selama beberapa detik sebelum akhirnya diarahkan ke iklan In-Feed. Bila Anda memiliki anggaran yang cukup besar, Brand Takeover sangat cocok untuk bisnis Anda.

3. Branded Hashtag Challenges

TikTok memberikan penawaran menarik bagi Anda yang ingin membangun brand awareness melalui sebuah konten kreatif. Hashtag challenges memungkinkan Anda untuk mengajak para pengguna membuat video a la mereka sendiri dan menirukan tindakan tertentu. Saat audiens mengklik hashtag bersponsor, mereka akan diarahkan ke landing page dengan tampilan logo brand dan tautan ke sebuah situs, deskripsi singkat mengenai tantangan, serta video populer yang menggunakan hashtag tersebut.

4. Branded AR / Effects Content

Setiap pengguna akun bisnis dapat merancang filter khusus di dalam aplikasi. Nantinya, audiens dapat menggunakan konten augmented realitt (AR) yang telah disediakan oleh brand untuk digunakan dalam pembuatan video mereka. Anda dapat memilih opsi ini guna mendorong audiens Anda untuk berinteraksi secara langsung.

Sudah siap memasarkan bisnis pernikahan Anda di Tiktok? Ikuti TikTok Bridestory untuk mendapatkan banyak inspirasi seputar industri pernikahan, termasuk ide-ide membuat konten TikTok yang berhubungan dengan pernikahan dan pre-wedding.

Join The Conversation
Read [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Comments
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]