“The Business Resource For Wedding Entrepreneurs”

Business Tips : Client Relations

Panduan Menggunakan Instagram Carousels untuk Strategi Marketing

[[ 1659920400 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 288 views

Instagram Carousels adalah jenis konten yang memungkinkan penggunanya untuk mengunggah hingga 10 foto atau video ke dalam satu postingan sekaligus. Setiap orang yang melihat postingan ini dapat menggeser ke arah kiri atau kanan guna menemukan informasi selanjutnya. Ini akan sangat bermanfaat untuk Anda yang ingin mempromosikan produk atau jasa dalam format yang lebih persuasif. Anda pun bisa dengan bebas menambahkan teks alternatif gambar, keterangan, tag akun, hingga link produk ke dalam setiap gambar dari Carousel Anda.


Cara Membuat Postingan Instagram Carousels

Sebagai pegiat bisnis, tentunya Anda perlu membuat content plan atau perencanaan pengembangan konten terlebih dahulu, mulai dari konten apa yang ingin Anda buat, bentuk konten yang akan disajikan, jadwal upload unggahan, dan lain sebagainya. Nah, sebelum memutuskan untuk mengunggah postingan dalam format Carousel, pastikan informasi yang ingin dibagi saling berkesinambungan satu sama lain. Tentukan juga berapa banyak bingkai yang Anda butuhkan. Berikut langkah-langkah membuat postingan Instagram Carousel:

  • Ketuk tanda + di pojok kanan atas untuk membuat postingan baru.
  • Pilih ikon kotak berlapis tepat di bawah pratinjau.
  • Anda dapat memilih hingga 10 postingan gambar atau video. Pilih berdasarkan urutan yang sesuai dengan perencanaan konten Anda.
  • Pilih Next.
  • Edit gambar satu per satu sebagai opsional, jika telah selesai, pilih Next.
  • Lengkapi dengan keterangan, tag akun, geotag, dan hashtag. Anda juga dapat mengatur kembali urutan gambar pada tahap ini.
  • Ketuk Advanced Settings untuk menambahkan teks alternatif dan penyesuaian lainnya.
  • Pilih Share.


Keunggulan Instagram Carousels untuk Strategi Marketing

Ini beberapa keunggulan yang bisa Anda dapatkan melalui format Instagram Carousel:

  • Berpeluang Mendapat Lebih Banyak Audiens
    Konten dengan format Instagram Carousel diketahui mampu menahan para pengguna untuk menyelami sebuah postingan dalam durasi yang lebih lama. Informasi yang disampaikan pun umumnya bersifat interaktif, sehingga dapat dilihat oleh lebih banyak audiens. Dengan demikian, sebuah postingan yang terdiri dari beberapa gambar akan berpeluang meningkatkan engagement.
  • Meningkatkan Engagement Rate
    Menurut Socialinsider, konten dalam bentuk Carousel dapat meningkatkan engagement rate hingga 1,92%. Hal ini diperkuat dengan laporan later.com yang menyatakan bahwa Carousel mengantongi angka keterlibatan lebih tinggi dibandingkan dengan jenis postingan feed lainnya. Engagement rate yang baik akan mendorong eksistensi bisnis Anda di media sosial.
  • Menampilkan Informasi secara Spesifik
    Konten berbentuk Instagram Carousel dapat dijadikan sebagai pilihan apabila Anda ingin menyajikan konten dengan informasi lebih banyak, entah itu berupa kumpulan gambar dalam sebuah proyek yang sama, detail acara bisnis, serangkaian kabar terbaru, hingga ulasan mengenai produk-produk dengan kategori serupa. Anda hanya perlu menggunakan sejumlah diksi persuasif yang mampu menarik audiens untuk menggeser postingan Anda.

Cara Menggunakan Instagram Carousels untuk Strategi Marketing

Lalu, bagaimana cara agar konten Carousel Anda bisa berpengaruh besar terhadap target audiens? Anda dapat memposting aneka konten kreatif melalui kompilasi gambar atau video. Lebih jelasnya, ikuti sejumlah inspirasi berikut ini.

  1. Buat Konten Behind-The-Scene
    Kadang kala sebagian besar dari audiens justru memiliki keingintahuan yang tinggi terhadap suatu peristiwa yang mereka anggap menarik. Berbagai pertanyaan mendasar seperti apa saja tantangan selama proses di balik layar pun memenuhi kepala mereka. Nah, inilah saat yang tepat untuk membagikannya ke dalam konten berbentuk Carousel. Anda bisa membuat konten berupa bloopers, proses pembuatan suatu produk, ataupun mengabadikan berbagai persiapan yang biasa Anda lakukan sebelum perhelatan dimulai.
  2. Letakkan Portofolio Terbaik Anda
    Ketimbang mengunggah gambar secara terpisah, mengapa tidak menyatukannya ke dalam beberapa slide? Apalagi bila karya yang akan diunggah memang masih memiliki keterkaitan satu sama lain. Anda selalu bisa membuat jenis postingan Carousel untuk membuatnya lebih terstruktur, baik itu berupa foto atau video. Jangan lupa untuk menambahkan informasi dan detail penting lainnya pada bagian caption.
  3. User-Generated Content
    User-Generated Content atau UGC adalah konten yang dibuat langsung oleh audiens secara sukarela mengenai suatu produk atau jasa dari sebuah brand. Biasanya, konten ini memuat berbagai testimoni yang nantinya akan mempengaruhi keputusan pembelian dari pelanggan lainnya. Anda dapat memanfaatkan hal ini dengan mengumpulkan seluruh konten UGC yang didapat untuk kemudian diunggah kembali ke dalam bentuk Instagram Carousel. Bagaimanapun, para pelanggan umumnya akan jauh lebih tertarik dengan ulasan jujur yang datang dari orang lain, ketimbang melihat konten influencer yang telah dibayar untuk melakukan promosi. Pancing audiens Anda untuk dapat berinteraksi dengan konten Anda.
  4. Beritahu Detail Penting
    Instagram Carousel bisa Anda manfaatkan untuk mengunggah beberapa foto yang berfokus pada detail. Misalnya, vendor busana pengantin dapat membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan detail-detail terbaik dari gaun pengantin yang telah dibuat. Ini akan membantu para audiens untuk lebih memahami bagaimana keunggulan dari mahakarya Anda. Begitu pula dengan vendor dekorasi yang dapat memperlihatkan kreasi focal point ataupun ragam ornamen estetis mereka dalam sebuah perhelatan pernikahan.
  5. Bagikan Konten Tutorial atau Tips Singkat
    Rata-rata dari pengguna menyukai konten tutorial sederhana yang bisa dipraktikkan kapan saja dan di mana saja, contohnya seperti tips melindungi bagian bawah dari gaun pengantin, persiapan yang perlu dilakukan saat foto pre-wedding di luar ruangan, ataupun tips memilih cincin pernikahan untuk calon pengantin. Anda juga bisa menyisipkan rekomendasi produk beserta kontak yang dapat dihubungi di bagian akhir. Jangan lupa untuk mendorong keterlibatan dengan menuliskan CTA berupa "Swipe Left" pada gambar terdepan dari konten Anda.
  6. Ajak Audiens untuk Mengunjungi Website Anda
    Memiliki deretan portofolio lengkap atau artikel informatif seputar pernikahan yang terdapat pada situs Anda? Saatnya untuk mempromosikannya melalui konten Carousel. Sebagai contoh, Anda bisa mengunggah beberapa proyek pernikahan klien terlebih dahulu ke dalam beberapa slide, kemudian ajak para audiens untuk mengunjungi situs Anda demi bisa mendapat portofolio lebih lengkap. Tuliskan juga URL website pada slide terakhir dengan CTA yang menarik.
  7. Buatlah Brand Storytelling
    Ingin membagikan sesuatu yang berbeda dan mampu mengundang banyak interaksi? Cobalah untuk membuat konten story telling dari vendor Anda sendiri. Ini bisa mencakup cerita singkat tentang perjalanan brand Anda, siapa saja orang-orang luar biasa yang terlibat di dalamnya, cuplikan foto dan video tentang kegiatan perusahaan, dan lain sebagainya. Pesan-pesan inspiratif seperti ini diketahui mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens Anda.

Itulah sejumlah panduan menggunakan Instagram Carousels untuk strategi marketing. Siapkan perencanaan konten Anda dengan matang sebelum benar-benar memutuskan untuk membuat konten dalam format Carousel.

Join The Conversation
Read [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Comments
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]