“The Business Resource For Wedding Entrepreneurs”

Business Tips : Client Relations

Hindari! 6 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Wedding Organizer

[[ 1665023400 * 1000 | amDateFormat: 'll']] | 1,703 views

Jika Anda termasuk orang yang suka membuat atau merencanakan kegiatan yang penuh dengan hiburan atau kesenangan, maka mencoba bisnis wedding organizer atau WO patut diperhitungkan. Apalagi bisnis WO ini memiliki bayaran yang menarik. Namun bisnis ini tidak hanya tentang kesenangan tapi juga penuh tantangan. Ada begitu banyak ekspektasi dan tanggung jawab yang harus dipenuhi dalam rentang waktu yang pendek.


Artinya, setiap pekerjaan yang dilakukan tidak hanya harus detail tapi juga efektif. Maka Anda dan tim harus benar-benar merinci setiap detail perencanaan untuk memastikan semua berjalan lancar. Tapi sering kali ada kesalahan-kesalahan umum yang dibuat oleh WO, terutama mereka yang baru saja terjun ke bisnis ini. Padahal kesalahan-kesalahan ini bisa dikenali sehingga Anda dan tim dapat menghindari serta bekerja lebih optimal dan menyenangkan. Berikut panduannya:

Tidak matang melakukan analisa market

Rumus bakunya, siapa saja yang ingin terjun menjalani satu model bisnis tertentu haruslah memahami kondisi "pasarnya" seperti apa. Tidak terkecuali untuk Anda yang memutuskan untuk bermain di bisnis WO. Jadi sebelum mendeklarasikan diri sebagai pelaku bisnis WO, kumpulkan informasi mengenai bisnis ini sebanyak mungkin. Bahkan di langkah awal, jangan sungkan untuk berkolaborasi dengan WO lain yang sudah lebih dulu terjun ke bisnis ini. Tujuannya adalah untuk membangun jaringan atau networking dalam market WO. Dengan begini Anda dan tim bisa saling bertukar pengalaman serta pengetahuan.

"Promosi" berlebihan

Memang pemain baru akan selalu butuh usaha lebih agar target market bisa menyadari keberadaan Anda. Tapi ini bukan berarti Anda "promosi" atau menjanjikan berlebihan kepada calon klien. Taruhannya adalah nama WO, Anda. Sekali Anda tidak bisa memenuhi janji yang sudah disampaikan kepada klien maka mereka akan kehilangan kepercayaan. Ketika klien sudah kehilangan kepercayaan maka respon alaminya adalah mempertanyakan semua detail pekerjaan yang sudah dilakukan. Bahkan ketika detail pekerjaan itu berhasil dieksekusi dengan baik, namun karena klien kecewa atas janji yang tidak terpenuhi, maka mereka akan melihat hal tersebut memang wajib Anda lakukan.

Berbohong akan track record pekerjaan Anda

Jika Anda belum pernah memiliki pengalaman menjadi WO untuk destination wedding, maka akui saja. Dalam menjalankan suatu bisnis, sangat penting untuk selalu jujur. Setelah jujur mengakui, tunjukkanlah kalau Anda dan tim akan berusaha yang terbaik untuk menjadikannya sebagai momen mengembangkan keahlian baru. Artinya Anda dan tim harus lebih aktif untuk memberikan informasi serta referensi terbaru kepada klien. Dengan begitu klien melihat Anda dan tim tidak hanya jujur tentang pengalaman pekerjaan, tapi juga selalu semangat menerima tantangan baru dari klien.

Tidak memiliki kontrak kesepakatan yang jelas

Kebanyakan pelaku bisnis baru akan fokus pada memberikan pelayanan terbaik, karena sedang mengumpulkan pengalaman atau portfolio kepada calon klien berikutnya. Alhasil lupa untuk menentukan batasan yang jelas antara hak dan kewajiban masing-masing pihak. Sangat penting bagi pelaku bisnis memiliki kerangka layanan serta kontrak kesepakatan yang jelas. Misalnya detail pelayanan yang disepakati kedua belah pihak, jadwal pembayaran, berapa lama waktu pertemuan antara kedua belah pihak, dan lain-lain.

Memiliki keterbatasan pengetahuan dalam mengatur keuangan

Untuk mencapai pada bisnis yang menguntungkan maka Anda harus memahami tentang kondisi finansial yang sehat. Jadi Anda sebagai pelaku bisnis WO, tidak hanya paham tentang sisi hiburan serta kreativitasnya tapi juga mengerti bagaimana mengatur pemasukan serta pengeluaran. Apalagi dalam bisnis WO, idealnya deposit klien bukanlah biaya operasional. Penting bagi wedding organizer untuk memahami pengaturan keuangan.

Tidak mengkonfirmasi vendor-vendor yang terlibat kepada klien

Kadang kala ada klien yang ingin menggunakan vendor yang adalah teman atau keluarganya sendiri. Sering kali WO baru terlewatkan untuk mengkonfirmasi hal ini. Padahal sangat penting bagi Anda sebagai WO memiliki daftar lengkap vendor-vendor mana saja yang terlibat, siapa saja person in charge dan kapan waktu penyerahannya. Jadi, pastikan semua pihak yang terlibat mengetahui serta memiliki kontak Anda sebagai WO agar perhelatan bisa berjalan lancar.

Join The Conversation
Read [[blogCommentsCtrl.commentsMeta.total]] Comments
[[ comment.createdAt | amDateFormat: 'll | HH:mm']]

[[comment.account.data.accountable.data.businessName]] [[comment.account.data.accountable.data.fullName]]

[[ comment.content | extractEmoji ]]